Postingan

Menampilkan postingan dengan label Siswa

Rapor Ditinggalkan, Akredetasi Sekolah Prioritas Masuk PTN

Gambar
Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . INFOPTK.COM , Upaya peningkatankualitas calon mahasiswa perguruna tingi negeri pemerintah/PT merencanakan penerimaan calon mahasiswa baru tidak lagi berdasarkan riwat nilai di rapor, namun berdasarkan tes ter tulis dan akresitasi sekolah yang baik akan menjadi prioritas PTN. Kriteria sekolah yang berakredetasi baik dikeluhkan oleh sekolah di daerah pelosok, karena rata-rata sekolah di pelososk kalah bersaing dalam hal akreditasi sekolah seperti IndoINT.com lansir dari republika.co.id, Sistem kuota sekolah dalam jalur Sekolah Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNM PTN) sempat membuat beberapa sekolah di daerah yang tidak cukup punya nama (reputasi) harus ”gigit jari.” Pasalnya, sistem kuota SNM PTN itu memungkinkan peluang siswa-siswa dari sekolah ternama diterima di PTN lebih besar daripada siswa dari sekolah pinggiran. ”Pada 2014, kami daftarkan 160 siswa ke SNM PTN dan syukur ada 80 sisw...

Tes Keperawanan Siswi, M Nuh: Nanti Siapa yang Ngecek?

Gambar
Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . INFOPTK.COM , SURABAYA - Kasus tes keperawanan kembali mencuat, seperti tahun kemaren-kemaren 2013 dan 2014 pernah juga diberitakan oleh mas media tentang sekolah-sekolah yang mewajibkan tes keperawanan kepada calon siswa atau siswa aktif. Kali ini tes keperawanan akan dilaksanakan sekolah seluruh kabupaten Jember Jawa Timur, Tes Keprawanan ini mendapat tanggapan oleh mantan Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh seperti Infoptk.com lansir dari tempo.co, wacana tes keperawanan sebagai syarat kelulusan siswi SMP dan SMA di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Isu itu berkembang menjadi polemik karena banyak pihak yang menyatakan keberatan. Nuh berpendapat, jika semangatnya adalah penegakan moralitas, perlu dicari opsi lain, tanpa harus melakukan tes keperawanan. Sebab, tes itu harus dilakukan secara maksimal dan diakui. "Memangnya nanti siapa yang ngecek, Sampeyan yang ngecek?...